4 cara untuk mengurangi biaya perumahan

Biaya perumahan mewakili pengeluaran terbesar bagi sebuah keluarga bila dibandingkan dengan apa yang mereka peroleh. Karena itu, mengurangi biaya dalam membangun rumah, adalah salah satu cara mengurangi beban fi nansial sebuah keluarga. Komponen utama dalam perumahan adalah lahan, rumah itu sendiri, dan layanan infrastruktur.

1. Produksi unit perumahan masal skala besar

     Banyak variabel yang mempengaruhi dalam proses konstruksi rumah, dan jumlah biaya yang dapat dihemat dalam sebuah proses pembangunan rumah masal akan tergantung pada harga lahan saat itu, buruh, material dan perlengkapan. Rata-rata perumahan yang dibangun secara masal jatuh dalam dua kategori:

  • Apartemen tingkat tinggi atau menengah, dimana harga lahan menjadi rendah dengan membangun banyak unit diatas lahan yang tidak terlalu luas, dan dengan menstandarkan unit rumah dan mengurangi biaya konstruksi secara skala ekonomi. Namun bila membangun apartemen 12 tingkat merupakan cara yang pasti dapat menurunkan harga lahan per unit dan konstruksi, bangunan tinggi juga dapat menimbulkan biaya ekonomi dan sosial yang lebih tinggi, yang mana tidak terlalu cocok untuk kaum miskin. Apartemen tinggi mungkin perumahan yang sesuai bagi kelas menengah atas, yang menggunakan rumah mereka hanya untuk tinggal, sementara hal ini menjadi masalah bagi kaum miskin, yang menggunakan rumah mereka untuk kegiatan ekonomi dan tempat bernaung.
  • Rumah terpisah atau semi-terpisah, dimana biaya dikurangi dengan membangun unit dengan standar yang sama berulang kali dan menggunakan skala ekonomi.

2. Pembangunan swadaya oleh masyarakat.

 Mendukung masyarakat untuk membangun perumahannya sendiri adalah salah satu cara terbaik untuk mengurangi biaya, membangun rumah yang terjangkau bagi kelompok menengah bawah dan menyediakan perumahan yang hidup di kota kita. Membangun sendiri membuat keluarga lebih fleksibel membangun dan secara bertahap, sesuai dengan waktu kebutuhan dan ketersediaan dana. Membangun rumah sendiri menjadi cara utama bagi kaum miskin untuk mengurangi biaya membangun.

3. Mengenalkan cara yang lebih praktis, realistis dan fleksibel terhadap standar bangunan.

Banyak yang berargumen bahwa alasan mengapa perumahan di kota kita tidak terjangkau bagi banyak orang adalah karena standar perumahan dan bangunan terlalu tinggi: jalan terlalu lebar, petak terlalu luas, jarak bangunan dengan batas lahan memakan banyak tempat, standar teknis terlalu konservatif dan tingkat layanan terlalu tinggi. Jika semua ini adalah peraturan yang bermaksud baik dan benar-benar diikuti, maka hasilnya adalah perumahan dengan standar tinggi namun terlalu mahal untuk dijangkau masyarakat kota.
Standar perumahan kota di Asia memang banyak mengambil dasar dari negara-negara maju. Sebagian besar standar-standar ini telah dibuat untuk perumahan yang dibangun oleh pengembang swasta dan ditujukan untuk perumahan kelas menengah. Sangat beralasan bagi pengembang swasta untuk membangun perumahan skala besar dan bertingkat tinggi untuk masyarakat yang kelas atas, karena ituperumahan dan standar bangunannya harus tinggi. Namun ketika kelas bawah membangun rumahnya, standar-standar bangunan yang bagus ini tidak terlalu masuk akal. Banyak terjadi kasus-kasus dimana masyarakat tidak mengikuti peraturannya – baik kaya maupun miskin. Di kota seperti Bangkok, Mumbai, Manila, atau Jakarta, orang ditekan untuk menemukan bangunan yang mengikuti semua aturan – dari gedung mewah milik orang kaya hingga gubuk di permukiman kumuh. Salah satu cara untuk mengurangi biaya adalah untuk mengenalkan standar bangunan yang lebih sesuai dan lebih fleksibel, yang akan lebih cocok dengan kebutuhan dan realita kaum miskin. Dan salah satu cara untuk ini adalah untuk membuat wadah bagi masyarakat miskin untuk menentukan sendiri standar bangunan mereka melalui latihan – dan kemudian menegosiasikannya dengan pemerintah setempat. untuk mendapat pengakuan akan standar-standar ini. Cara lain adalah untuk mengganti sistem konvensional dari inspeksi bangunan yang ketat dan mekanisme pengawasan dengan sistem fasilitasi dan pembinaan. Sangat penting untuk diingat bahwa tujuan dari standar bangunan adalah bukan untuk menghukum sebuah rumah tangga, namun untuk meningkatkan perumahan mereka dan membuatnya lebih aman dan efektif.

4.Mengenalkan komponen bangunan standar dan teknologi yang sesuai.

Cara lain untuk mengurangi biaya bangunan adalah untuk mengenalkan dan membantu mempopulerkan produksi dan komponen guna standar bangunan seperti misalnya beton pra-cetak, kolom, atap genteng, panel langit-langit, rangka pintu dan septik tank di dalam industri konstruksi, sehingga sebuah rumah tangga dapat membeli barang-barang ini dan memasangnya di tempat mereka membangun. Komponen-komponen ini diproduksi secara masal dan menikmati skala ekonomi yang mirip dengan perumahan yang dibangun masal. Produksi masal dari komponen bangunan macam ini dapat juga dilakukan dengan skala yang lebih kecil, dalam masyarakat miskin itu sendiri, oleh pengrajin lokal, dengan sedikit pelatihan dan bantuan teknis.

sumber : PANDUAN RINGKAS UNTUK PEMBUAT KEBIJAKAN 5, PEMBIAYAAN PERUMAHAN

perkembangan bisnis properti di samarinda

apakabar bagi para pengunjung blog green palm samarinda? pada kali ini green palm samarinda aka mengulas Perkembangan bisnis properti . Tak hanya di kawasan Jabodetabek, tapi juga sudah menjalar ke kota-kota lainnya di Nusantara. Salah satunya adalah Samarinda. Di Ibukota Provinsi Kalimantan Timur, ini perkembangan properti meningkat signifikan. Dan yang paling terasa pertumbuhannya adalah di sektor perumahan menengah dan menengah keatas.

Tak hanya ditingkat lokal, pesona properti di Kalimantan Timur juga terbukti mampu menarik perhatian para pengembang papan atas di Tanah Air. Hal ini mengindikasikan bahwa di Tanah Borneo itu juga menyimpan potensi dan peluang properti yang menjanjikan.
Apa yang membuat Properti Samarinda tumbuh?
Yang pasti karena Samarinda adalah ibukota Provinsi Kalimantan Timur. Lalu dari segi geografisnya, lokasi Samarinda seolah menjadi muara dari berbagai kabupaten dan kota yang ada di Kalimantan Timur seperti Bontang, Kutai Kartanegara, Kutai Timur dan lain sebagainya. Samarinda menjadi pusat traffic Kalimantan Timur. Artinya Samarinda memiliki daya tarik tersendiri. Apalagi peredaran uang di seluruh Kaltim, sekitar 60%-nya beredar di Samarinda. Ke depan mungkin akan lebih baik lagi dengan adanya wacana bahwa akan hadir airport di Samarinda.
Apakah ada sektor usaha lain yang mendongkrak pertumbuhan properti di Samarinda?
Kalau di Balikpapan katakanlah sektor minyak yang menjadi tumpuan utama. Tapi kalau di Samarinda, boleh dibilang potensi batubara dan sebagainya menjadi faktor penarik pelaku bisnis datang di sini. Ini yang membuat pasar di segmen menengah dan menengah atas lebih tumbuh dan berkembang cukup baik.
Seperti apa atmosfer pertumbuhan properti di Samarinda?
Secara pertumbuhan memang tidak terlalu besar. Karena yang banyak tumbuh itu perumahan untuk pegawai negeri dengan segmen menengah dan menengah atas. Dan ini pertumbuhannya sangat terasa sekali. Dari investasi mungkin sudah berlipat. Kalau 2005-2006 dibanding 2006-2007 rata-rata pengembangan lahannya sudah dua kali lipat. Artinya para pengembang sudah siap fight dalam jangkauan yang lebih besar lagi.

SITE PLAN GREEN PALM

Berikut merupakan site plan green palm :

site plan